Trump Kembali Jadi Pusat Perhatian Publik di Platform Truth Social

Published on

AS, XPOST | Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian publik, setelah membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) di platform Truth Social.

Gambar tersebut memperlihatkan, drone Amerika Serikat menyerang kapal di laut hingga meledak.

Sementara para pelaut terlihat jatuh ke perairan. Donald Trump menyertakan tulisan singkat bernada provokatif: “Selamat tinggal.”

Membagikan Gambar Bernuansa Provokatif

Pernyataan dan unggahan gambar itu muncul di tengah meningkatnya, ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.

Trump berulang kali mengklaim, bahwa kekuatan militer Iran telah “dihancurkan”, meskipun pihak Teheran menegaskan mereka masih terus melakukan perlawanan.

Dalam unggahan lainnya di Truth Social pada Minggu, Trump juga membahas perkembangan negosiasi terbaru antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran.

Ia menyebut proses dialog berlangsung “tertib dan konstruktif”, sembari menegaskan, bahwa pemerintahannya tidak akan terburu-buru mengambil keputusan.

Baca Juga: Jurnalis AS Tanggapi Presenter Israel “Anda Jangan Bangun Opini”

“Tidak boleh ada kesalahan dalam negosiasi dengan Iran,” tulis Trump. Dalam unggahannya pada (24/5).

Trump kembali mengkritik keras kesepakatan nuklir era Barack Obama, yang menurutnya menjadi salah satu perjanjian terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.

Menurut Trump, kesepakatan baru yang sedang dinegosiasikan saat ini berbeda total.

Dengan kebijakan sebelumnya, dan disebut lebih menguntungkan bagi kepentingan Washington.

Meski demikian, Iran sejak lama menegaskan bahwa program nuklir mereka dikembangkan untuk tujuan damai dan bukan untuk pembuatan senjata nuklir.

Trump juga menyatakan bahwa embargo terhadap Iran akan tetap diberlakukan, hingga seluruh proses kesepakatan selesai, disetujui, dan ditandatangani secara resmi.

“Waktu ada di pihak kita. Kedua belah pihak harus melakukannya dengan benar,” tegasnya.

Sehari sebelumnya, Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan telepon dengan sejumlah pemimpin negara Timur Tengah.

Baca Juga: Pentagon Batalkan Kirim Ribuan Militer AS ke Polandia

“Dan Trump mengklaim bahwa, kesepakatan damai dengan Iran hampir final.

Ia bahkan menyebut salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi minyak dunia.

Namun di sisi lain, Trump tetap melontarkan, ancaman keras terhadap Iran.

Ia mengatakan peluang tercapainya kesepakatan, damai hanya “50 banding 50”.

“Bisa tercapai kesepakatan, atau kami menghancurkan mereka dengan melanjutkan perang,” ujar Trump.

Situasi ini menambah kekhawatiran dunia internasional terhadap, potensi eskalasi konflik baru di kawasan Timur Tengah.

Latest articles

Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari ini, Warnai Kemacetan

Jakarta, XPOST | Bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat, pada Kamis...

Letusan Gunung Semeru Terulang Kembali Sebanyak 12 Kali

Lumajang, XPOST | Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di Lumajang Jawa Timur, mengalami peningkatan. Gunung...

Beredar Hubungan Trump dan Meloni di Truth Social Jadi Pertanyaan!

AS, XPOST | Hubungan antara Presiden Amerika Serikat dan Perdana Menteri Italia kembali menjadi...

Rusia Gempur Serangan Ukraina Tanpa Awak

Kremlin, XPOST | Rusia mengklaim berhasil menggagalkan, serangan udara berskala besar yang dilancarkan oleh...

More like this