Pentagon Butuh Anggaran Belanja Besar Persiapan Pembelian Senjata

Published on

Pentagon, Xpost | Pertahanan Amerika Serikat, sedang menyusun anggaran belanja tahun 2027.

Meningkatnya anggaran belanja persenjataan secara signifikan, dalam rencana anggaran tahun fiskal 2027. Berdasarkan laporan dari Reuters.

Kebijakan ini muncul di tengah tekanan biaya operasi militer, khususnya konflik dengan Iran yang terus menguras kas pertahanan.

Pentagon Menyusun Anggaran Belanja Persenjataan

Berdasarkan dokumen anggaran terbaru, total pengeluaran untuk pengadaan senjata diproyeksikan melonjak tajam hingga 84,6 persen.

Nilainya naik dari 223,8 miliar dolar AS menjadi, sekitar 413 miliar dolar AS.

Lonjakan ini mencerminkan fokus baru Pentagon, dalam memperkuat kesiapan tempur di berbagai lini.

Kenaikan paling drastis terjadi pada program pertahanan umum

Anggaran sektor ini melonjak hingga 571 persen, dari sebelumnya 15 miliar dolar AS menjadi 101 miliar dolar AS.

Baca juga: Raja Inggris Charles III, Kunjungi AS dalam Situasi Kedua Negara Alami Ketegangan

Peningkatan ini menandakan adanya prioritas baru dalam, strategi pertahanan nasional Amerika Serikat.

Dari sisi matra, Angkatan Darat AS mengajukan anggaran sebesar 60,5 miliar dolar AS.

Porsi terbesar didorong oleh belanja rudal yang meningkat sangat tajam, mencapai 360 persen menjadi 36,6 miliar dolar AS.

Hal ini menunjukkan penekanan pada penguatan sistem serangan, dan pertahanan berbasis misil.

Sementara itu, Angkatan Laut bersama Korps Marinir mengusulkan, anggaran sekitar 150 miliar dolar AS, atau naik 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini mencakup pembangunan kapal yang naik 46 persen, serta pengadaan pesawat tempur yang hampir dua kali lipat.

Di sektor udara dan luar angkasa, Angkatan Udara dan Angkatan Antariksa dijadwalkan menerima total 101 miliar dolar AS.

Baca juga: Bagaimana Pemimpin Memiliki Kapasitas dalam Bertindak!

Khusus program luar angkasa, terjadi lonjakan anggaran hingga 344 persen menjadi 19 miliar dolar AS, menegaskan pentingnya dominasi teknologi orbit dalam strategi militer modern.

Lonjakan besar dalam belanja militer ini tidak lepas, dari tingginya biaya konflik dengan Iran. (Dilansir Sputnik).

Perang yang berlangsung disebut telah mempercepat pengurasan, anggaran secara signifikan.

Dengan laju pengeluaran saat ini, dana sebesar 200 miliar dolar AS diperkirakan dapat habis hanya dalam waktu lima bulan.

Data hingga 20 Maret mencatat bahwa pengeluaran perang, telah melampaui 25,5 miliar dolar AS.

Namun, angka tersebut diyakini belum mencerminkan keseluruhan biaya yang sebenarnya.

Serangan balasan Iran, yang menargetkan sistem pertahanan mahal seperti THAAD dan Patriot, turut memperbesar beban anggaran secara signifikan.

Baca juga: Dubes Iran, Apresiasi Dukungan Indonesia Terhadap Timur Tengah

Kondisi ini mendorong Pentagon untuk melakukan penyesuaian, besar dalam struktur belanja militernya.

Guna memastikan keberlanjutan operasi sekaligus menjaga keunggulan, strategis Amerika Serikat di tengah dinamika konflik global yang semakin kompleks.

Latest articles

Donald Trump, Akan Dimakjulan Oleh Senat AS Atas Pernyataan Tertulis

AS, Xpost | Presiden AS Donald Trump, mendapatkan kritik keras dari Senat AS. Setelah melontarkan...

Kasus Dugaan Penyiraman Keras, TNI Limpahkan 4 Prajurit Jadi Tersangka

Jakarta, Xpost | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus,...

Pusat Teknologi AI Teheran, Jadi Sasaran Militer AS-Israel

Teheran, List Berita | Kampus Teheran menjadi sasaran serangan, media Rusia Sputnik, menyebutkan. Bahwa...

Indonesia Siap Ekspor Pupuk Urea ke Luar Negeri

Jakarta, Xpost | Indonesia produsen pupuk urea terbesar se-Asia, yang merupakan sumber kekayaan alam. Menyusul...

More like this