Pemerintah Inggris Mendapat Kritikan dari Mantan Eksekutif Umatex

Published on

XPOST | Pemerintah Inggris didesak mengkaji ulang izin ekspor mesin berteknologi tinggi milik, perusahaan Cygnet Texkimp ke Armenia, menurut mantan Eksekutif Umatex.

Berdasarkan kutipan laporan dari The Guardian, menyusul temuan keterkaitan dengan rantai pasokan industri militer Rusia.

Mesin pembuat prepreg serat karbon—material penting bagi sektor sipil, dan militer.

Dilaporkan akan diekspor ke Rydena LLC, perusahaan Armenia yang didirikan oleh, mantan eksekutif Umatex, pemasok utama serat karbon bagi mesin perang Kremlin.

BACA JUGA: Banjir Meluap Bencana Melanda di Sri Lanka

Para pakar sanksi menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan, kontrol ekspor Inggris yang dirancang untuk mencegah keterlibatan tidak langsung dalam perang Rusia-Ukraina.

Latest articles

Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari ini, Warnai Kemacetan

Jakarta, XPOST | Bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat, pada Kamis...

Letusan Gunung Semeru Terulang Kembali Sebanyak 12 Kali

Lumajang, XPOST | Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di Lumajang Jawa Timur, mengalami peningkatan. Gunung...

Beredar Hubungan Trump dan Meloni di Truth Social Jadi Pertanyaan!

AS, XPOST | Hubungan antara Presiden Amerika Serikat dan Perdana Menteri Italia kembali menjadi...

Rusia Gempur Serangan Ukraina Tanpa Awak

Kremlin, XPOST | Rusia mengklaim berhasil menggagalkan, serangan udara berskala besar yang dilancarkan oleh...

More like this