Anggota GP Ansor Alami Kekerasan, Ogah Berdamai dengan Bahar Smith

Published on

Tangerang, Xpost – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang, enggan berdamai.
Terkait buntut kekerasan diduga dilakukan oleh Habib Bahar Smith, GP Ansor menolak terhadap penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice.

Dalam kasus dugaan kekerasan yang dialami seorang, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) berinisial R.

Korban diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Bahar bin Smith.

GP Ansor menilai kasus tersebut harus diproses melalui jalur hukum pidana, karena termasuk dalam dugaan tindak kekerasan berat.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Mandek 9 Bulan Nenek Si’is Menunggu Keadilan Tak Kunjung Datang

Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan bahwa sikap tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama.

Antara organisasi dan korban. Menurutnya, proses hukum pidana menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini.

“Kami sudah sepakat bersama korban dan seluruh pengurus Ansor serta Banser Kota Tangerang bahwa poin prioritas kami adalah menuntut proses hukum.

Tidak ada restorative justice dalam perkara ini,” ujar Midyani. (Dilansir Media Terhimpun).

Latest articles

Lapak CPO, Diduga Tidak Memiliki Izin di Tambah Tempat Pesta Miras

Kabupaten.Pessel, Xpost | Tempat penampungan minyak sawit (CPO) ditemukan, mengalami kejanggalan. Aktivitas lapak penampungan CPO...

Asyiknya di Udara Paralayang Kebentur Pesawat Kecil Menukik di Udara

Austria, Xpost | Sambil menikmati alam bebas di udara, naas bersamaan Paralayang bersenggolan dengan...

Aksi Protes Honor RT dan RW Minim Gruduk Kalurahan Bangunkerto

XPOST | Pendapatan atau honor para pengurus Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warrga (RW),...

Trump Kembali Jadi Pusat Perhatian Publik di Platform Truth Social

AS, XPOST | Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian publik, setelah membagikan gambar hasil...

More like this