PT. Antam Pongkor Tepis Isu Beredar di Media Sosial Hoaks

Published on

XPOST – PT. Antam Tbk UBPE Pongkor di terpa isu, beredar video di media sosial.

Video yang berdurasi 1 menit lebih itu dengan narasi, menyajikan peristiwa ledakan di lokasi PT. Aneka Tambang (PT. Antam Tbk) UBPE Pongkor beredar di berbagai platform media sosial dan WhatsApp.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan tersebut dan langsung mengecek ke lokasi (Pongkor).

Dia belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut, sebab saat dihubungi, Wikha menyebut anggotanya pun masih belum bisa masuk di lokasi Pongkor.

Wikha belum membeberkan lebih lanjut terkait, kecelakaan tambang yang terjadi. Dia hanya menyebut muncul kepulan asap di lokasi.

“Info sementara ada asap. Kalau ledakan nanti saya cek dulu setelah sampai lokasi, “kata dia.

Wikha juga belum bisa memastikan apakah ada penambang yang terjebak. Kata dia, saat ini anggota belum bisa masuk ke lokasi.

“Anggota masih belum bisa masuk lokasi. Kadar CO² (karbondioksida) masih tinggi,”ujarnya.

PT Aneka Tambang Tbk menegaskan, informasi yang beredar di media sosial.

Terkait adanya ledakan, di area tambang serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar atau hoaks.

Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi, mengatakan video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan.

Kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai, dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan.

“Termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja. Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan Antam.

Baca Juga : Disinyalir Kelola Emas Ilegal di Kabupaten Bogor Siapa Yang Terlibat!

Seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali,”ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Antam memastikan tidak terjadi ledakan sebagaimana yang di informasikan, dalam konten beredar.

Lalu, tidak ada karyawan Antam yang terjebak di dalam area tambang.

“Perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan penerapan good mining practice.

Serta berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, “kata Wisnu.

“Antam mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang,” lanjutnya. (**Wendi Mayuda**).

Latest articles

Bukit Turgo Merapi Memiliki Religi dan Panorama Alam Asri

Kabupaten Sleman, Xpost  | Bukit Turgo di lereng selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah...

Pameran Otomotif Lahirkan Inovasi Terbaru Tahun 2026

Tangerang, Xpost | Pegiat pameran otomotif terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Gaikindo Indonesia...

Pelantikan Pengurus Baru, Jelang Harlah KNPI 53 Tahun

Kabupaten Bogor, XPOST | Bertepatan memperingati Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...

Mantan Bos Pertahanan Ukraina Terseret Dugaan Korupsi

Kiev, XPOST | Kejaksaan Agung Ukraina mengungkap dugaan kasus korupsi besar, yang menyeret mantan...

More like this