Presidium Kebangsaan, Laporkan Saiful Mujani-Islah Bahrawi ke Bareskrim

Published on

Jakarta, Xpost | Ketua Umum Presidium Kebangsaan 08, H. Kurniawan, rencanakan akan mendatangi Mabes Polri di Trunojoyo Jakarta Selatan.

Ia menyatakan pihaknya akan melaporkan dua tokoh publik, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, ke Bareskrim Polri pada Jumat, 10 April 2026.

Langkah hukum tersebut diambil menyusul adanya, dugaan ajakan atau upaya yang dinilai mengarah pada penggulingan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kurniawan menegaskan bahwa dirinya bersama tim kuasa hukum telah menyiapkan, laporan resmi yang akan disampaikan langsung ke Mabes Polri.

“Insyaallah hari Jumat (10/4), saya bersama tim hukum akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk membuat laporan resmi.

Terkait dugaan percobaan, menggulingkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya, Rabu (9/4/2026).

Menurutnya, kedua nama yang dilaporkan merupakan pihak yang selama ini dinilai paling aktif dan vokal.

Dalam menyampaikan pernyataan yang dianggap mendorong, delegitimasi pemerintahan yang sah.

Baca Juga: Menteri Agama, Umumkan Resmi Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026

Dasar Pelaporan

Kurniawan menyebut, laporan ini bukan semata-mata respons politik, melainkan bentuk upaya menjaga stabilitas nasional dan menghormati hasil demokrasi yang telah berjalan.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menyerahkan sejumlah bukti, pendukung kepada penyidik.sebagai dasar laporan, termasuk rekaman pernyataan dan aktivitas yang dinilai bermuatan provokatif.

Respons dan Proses Hukum

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Saiful Mujani maupun Islah Bahrawi terkait rencana pelaporan tersebut.

Sementara itu, proses hukum selanjutnya akan sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum.

Bareskrim Polri diharapkan akan menelaah laporan tersebut secara objektif, dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Imbauan Menjaga Kondusivitas

Kurniawan juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Ia menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi melalui jalur konstitusional serta menghormati mekanisme demokrasi yang sah.

[irp]

Latest articles

Lapak CPO, Diduga Tidak Memiliki Izin di Tambah Tempat Pesta Miras

Kabupaten.Pessel, Xpost | Tempat penampungan minyak sawit (CPO) ditemukan, mengalami kejanggalan. Aktivitas lapak penampungan CPO...

Asyiknya di Udara Paralayang Kebentur Pesawat Kecil Menukik di Udara

Austria, Xpost | Sambil menikmati alam bebas di udara, naas bersamaan Paralayang bersenggolan dengan...

Aksi Protes Honor RT dan RW Minim Gruduk Kalurahan Bangunkerto

XPOST | Pendapatan atau honor para pengurus Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warrga (RW),...

Trump Kembali Jadi Pusat Perhatian Publik di Platform Truth Social

AS, XPOST | Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian publik, setelah membagikan gambar hasil...

More like this