Pernyataan Menlu Iran Mengejutkan Pilih Damai atau Perang

Published on

Teheran, Xpost  | Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan pernyataan mengejutkan terhadap AS-Israel. 

Ia menegaskan bahwa, setiap kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat harus mencakup wilayah Lebanon.

Jika tidak, konflik berpotensi terus berlanjut melalui eskalasi militer yang melibatkan Israel. Hal itu dilaporkan dari The Guardian.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi melalui unggahan di media sosial, di mana ia menekankan bahwa posisi Iran tidak bisa ditawar.

Amerika Serikat harus memilih: gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. Tidak mungkin mendapatkan keduanya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya korban sipil akibat serangan yang terjadi di Lebanon, menyebut dunia saat ini tengah menyaksikan tragedi kemanusiaan yang serius.

“Dunia menyaksikan pembantaian di Lebanon. Bola kini berada di tangan Amerika Serikat,” lanjut Araghchi.

Klaim Gencatan Senjata vs Bantahan AS

Dalam perkembangan terkait, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, sebelumnya mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan gencatan senjata.

Antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya, yang disebut berlaku segera di berbagai wilayah, termasuk Lebanon.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Gedung Putih. Pemerintah Amerika Serikat menegaskan.

Bahwa Lebanon tidak termasuk dalam cakupan kesepakatan gencatan senjata, dan hal itu telah dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait.

Serangan Meningkat, Korban Berjatuhan

Di tengah ketidakjelasan kesepakatan tersebut, Israel justru meningkatkan intensitas serangan udara ke berbagai wilayah di Lebanon.

Laporan terbaru menyebutkan sedikitnya 254 orang tewas, akibat gelombang serangan yang terjadi pada Rabu (8/4/2026), memperparah situasi kemanusiaan di kawasan tersebut.

Baca juga: Pusat Teknologi AI Teheran, Jadi Sasaran Militer AS-Israel

Ancaman Balasan dari IRGC

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat da

Mereka menegaskan akan melakukan pembalasan jika serangan terhadap Lebanon tidak segera dihentikan.

“Jika agresi terhadap Lebanon tidak segera dihentikan, kami akan memenuhi kewajiban kami dan memberikan balasan,” demikian pernyataan IRGC.

Situasi Kian Memanas

Perbedaan narasi antara Iran, Pakistan, dan Amerika Serikat menunjukkan adanya ketegangan serius dalam upaya diplomasi.

Sementara itu, eskalasi militer di lapangan terus meningkat, memperbesar risiko konflik regional yang lebih luas.

Latest articles

Bukit Turgo Merapi Memiliki Religi dan Panorama Alam Asri

Kabupaten Sleman, Xpost  | Bukit Turgo di lereng selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah...

Pameran Otomotif Lahirkan Inovasi Terbaru Tahun 2026

Tangerang, Xpost | Pegiat pameran otomotif terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Gaikindo Indonesia...

Pelantikan Pengurus Baru, Jelang Harlah KNPI 53 Tahun

Kabupaten Bogor, XPOST | Bertepatan memperingati Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...

Mantan Bos Pertahanan Ukraina Terseret Dugaan Korupsi

Kiev, XPOST | Kejaksaan Agung Ukraina mengungkap dugaan kasus korupsi besar, yang menyeret mantan...

More like this