Bupati Pekalongan, Terjaring OTT KPK Atas Dugaan Kasus Korupsi

Published on

Xpost | Kasus dugaan korupsi menjadi fenomena dikalangan masyarakat.

Dimana mereka (pejabat) publik di tuntut, transparansi kinerjanya demi pengabdian dan kepada negara.

Seorang mantan penyanyi dan juga pejabat daerah nomor satu di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terseret terjaring OTT oleh KPK.

Langkah tegas kembali, ditunjukkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam operasi senyap yang digelar Selasa (3/3/2026), tim KPK berhasil mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Penangkapan dilakukan di wilayah Jawa Tengah, dan langsung mengundang perhatian publik.

Hingga kini, KPK masih mendalami kasus tersebut serta memeriksa sejumlah pihak yang ikut diamankan.

Baca Juga : Gugatan Hasto Kristiyanto di Tolak oleh MK

Sumber internal menyebutkan, OTT ini diduga, berkaitan dengan praktik suap yang melibatkan proyek atau kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

KPK belum mengungkap detail lengkap perkara, termasuk jumlah uang atau pihak lain yang terlibat.

Namun, konferensi pers resmi dipastikan akan segera digelar dalam waktu dekat.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa praktik korupsi di level daerah masih menjadi sorotan serius dan menjadi prioritas pemberantasan oleh KPK.

Latest articles

Donald Trump, Akan Dimakjulan Oleh Senat AS Atas Pernyataan Tertulis

AS, Xpost | Presiden AS Donald Trump, mendapatkan kritik keras dari Senat AS. Setelah melontarkan...

Kasus Dugaan Penyiraman Keras, TNI Limpahkan 4 Prajurit Jadi Tersangka

Jakarta, Xpost | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus,...

Pusat Teknologi AI Teheran, Jadi Sasaran Militer AS-Israel

Teheran, List Berita | Kampus Teheran menjadi sasaran serangan, media Rusia Sputnik, menyebutkan. Bahwa...

Pentagon Butuh Anggaran Belanja Besar Persiapan Pembelian Senjata

Pentagon, Xpost | Pertahanan Amerika Serikat, sedang menyusun anggaran belanja tahun 2027. Meningkatnya anggaran belanja...

More like this